SHARE

Gunung Penanggungan sebenarnya bisa di daki dari beberapa jalur, misalnya dari jalur desa Tamiajeng-Trawas, jalur Sumbersuko-Pandaan, atau jalur dari Candi Jolotundo.Namun yang kita bahas kali ini adalah mendaki Gunung Penanggungan dari jalur Tamiajeng-Trawas, karena jalur ini relatif  lebih mudah dan hanya membutuhkan waktu tempuh kurang lebih 4-5 jam perjalanan sampai menuju puncak dan akses menuju pintu gerbang pendakian atau tempat perijinan juga sangat mudah, bisa menggunakan kendaraan roda dua, kendaraan pribadi, dan kendaraan umum. Kalau dari Surabaya bisa menumpang bus jurusan Surabaya-Malang, turun di terminal Pandaan. Dari terminal Pandaan kita ganti dengan angkutan pedesaan L-300 menuju jurusan Trawas desa Tamiajeng.

Biasanya di hari Sabtu-Minggu gunung ini ramai didaki oleh pendaki dari berbagai kota disekitar Surabaya, Gresik, Malang dan kota-kota lain. Demi keamanan bagi sobat-sobat yang baru memulai hobi ini ada baiknya untuk mendaki gunung ini dihari Sabtu-Minggu, karena banyak temen yang akan melakukan perjalanan bersama kita, sehingga menghindarkan kita dari tersesat. Bila sobat-sobat ingin mencoba sensasi lain, mendaki tidak dengan banyak orang..bisa mencobanya dilain kesempatan.

Baca Juga  Festival Budaya Majapahit Didorong Masuk Kalender Wisata Nasional

Meskipun gunung ini hanya mempunyai ketinggian 1,653 mdpl namun medan yang kita lalui cukup berat, apalagi jalur dari puncak bayangan ke puncak Penanggungan kemiringannya 45-65 derajat, sehingga akan menguras tenaga kita. Dijalur setelah puncak bayangan dan puncak penanggungan terdapat sebuah goa yang biasa dipergunakan para pendaki beristirahat, jalan masuknya agak kecil memang, namun setelah didalam bisa menampung 4-5 orang. Namun perlu di ingat, di Gunung Penanggungan tidak ada sumber air, jadi sobat-sobat yang mempunyai keinginan mendaki gunung ini harus mempersiapkan persediaan air dari bawah. Untuk lebih mengirit persediaan air ada baiknya mulai berangkat mendaki di malam hari antara jam 7-8 malam, karena kalau kita mendaki di siang hari udara sangat panas, yang tentunya akan menguras tenaga dan persediaan air yang kita bawa.

Dari atas puncak bayangan atau puncak Penanggungan bisa kita saksikan keindahan panorama kota Mojokerto dan sekitarnya melalui kerlipan lampu-lampu, indah dan menawan.

Sumber : http://www.wisesatravel.com/2014/06/4-gunung-bagi-yang-baru-memulai-hobi.html#ixzz5s8Mmfw7Z

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here