SHARE
Petani kopi di Trawas, Kabupaten Mojokerto saat memanen biji kopi jenis robusta. Petani kopi di Trawas, Kabupaten Mojokerto saat memanen biji kopi jenis robusta. (Sofan Kurniawan/radarmojokerto/id)

Kopi robusta banyak terdapat di kawasan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Kopi tersebut menjadi andalan petani di kampung atas itu. Setiap panen, hasilnya sangat menjanjikan.

Tidak seperti sekarang. Belakangan, kopi tumbuh di lereng Gunung Welirang itu sedang terpuruk. Besarnya permintaan tak diiringi dengan harganya. Anjlok. Petani yang biasanya bisa menjual Rp 37 ribu per kilogram, kini hanya menerima Rp 20 ribu.

Kemarin, Suparti, 45, petani kopi, nampak megunduh biji kopi di ladangnya. Di lereng Gunung Welirang, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Petani itu pun mengeluhkan turunnya harga di tingkat petani. ’’Harganya murah tak sebanding dengan biaya perawatan,’’ ungkapnya.

Baca Juga  Ngopi Grosok dan Diskusi tentang Apa Saja…

Berita Terkait
Manfaatkan Gedung SDN yang Tak Terpakai, Kabupaten Tambah 23 TK Negeri

SD Negeri Kesiman Gulung Tikar, Tak Satu pun Ada Siswa Baru Mendaftar
(mj/fan/ris/JPR)

Sumber Berita :
https://radarmojokerto.jawapos.com/read/2019/08/03/149309/kopi-robusta-dari-lereng-gunung-welirang-trawas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here